Archive for April, 2010

Musim Duren Sepanjang Tahun

April 30, 2010

Tidak dipungkiri Thailand emang unggul, -dibandingkan bangsa dhewek- dalam membudidayakan beberapa jenis buah-buahan tropis. Yang jadi fenomenal tentu saja salah satunya adalah buah duren. Coba pikir, negeri gajah putih itu bisa sepanjang tahun bikin musim duren. Karena mungkin begitu banyaknya duren di Thailand sana, mereka eksport ke mancanegara. Salah satunya, ya, negeri tercinta ini. Lha, kalau negeri dhewek musim durennya tergantung kemauan alam. Padahal pakar tanaman buah-buahan di negeri dhewek juga tidak sedikit, lalu kenapa tidak bisa bikin musim duren sepanjang tahun?

Eh, ada coy, tempat di negeri dhewek yang punya musim duren sepanjang tahun. Adanya di Jakarta juga. Ente gak percaya? Nih, PakOsu unjukin. Kalau anda jalan dari arah Pancoran menuju Depok di jalan raya Pasar Minggu setelah showroom mobil volvo pas sebelum SPBU alias pom bensin, disitulah adanya musim duren sepanjang tahun itu. Ditempat itu gak kenal musim hujan, musim panas,  musim kering, musim banjir, musim markus dan musim-musim lainnya. Pokoknya dijamin ada duren di trotoar itu sepanjang tahun…






Iklan

Bintang

April 28, 2010

Setelah sekian lama mendengarkan celoteh anggota DPR yang terhormat. Menurut PakOsu yang jadi bintang selama enam bulan terakhir adalah para anggota yang berasal dari Komisi III. Apa karena mereka adalah rata-rata sarjana hukum, sehingga kepandaian menyampaikan pendapat dan bersilat lidah yang jadi modal utama, begitu mendominasi ranah dan saluran pemberitaan. Gak taulah. Tapi faktanya para anggota Komisi III itu rata-rata trengginas dalam menyampaikan aspirasinya. Soal aspirasinya itu aspirasi rakyat apa bukan, PakOsu juga gak ngeh.  Komisi yang jadi bintang lapangan pun, menurut PakOsu, juga Komisi III. Kenapa bisa begitu? Apa karena komisi itu mitra kerjanya adalah instansi penegak hukum? Tahun-tahun yang berlalu kemaren Komisi III ini malah gak seheboh Komisi yang dihuni oleh Hamka Yamdu, Dodhi Makmun Murod dkk. Anggap saja Komisi III saat ini lagi menemukan momentumnya, jadi wajar jadi terkenal. Gitu aja. Gak usah dipirin, lha emang anggota yang terhormat itu mikirin sampeyan? PakOsu juga ndak ngeh, ora ngertos, mas. Awak indak mangarati, uda, uni…

Ini juga hanya penilaian sepihak dari PakOsu. Penilaiannya juga secara pribadi, tidak didukung data yang valid apalagi pake metode penelitian dengan tingkat kesahihan sekian prosen dan tingkat kesalahan sekian prosen. Jauuuh… Jaman demokratis kan boleh mengeluarkan pendapat. Ya, gak, coy…

Nyanyian Jiwa

April 28, 2010

“Hmmm… nyanyi ini kok sesuai dengan keadaanku,” kata seseorang.

NYANYIAN JIWA
by Iwan Fals

Nyanyian jiwa
Bersayap menembus awan jingga
Mega mega
Terburai diterjang halilintar

Mata hati
Bagai pisau merobek sangsi
Hari ini
Kutelan semua masa lalu

Biru biru biru biruku
Hitam hitam hitam hitamku

Aku sering ditikam cinta
Pernah dilemparkan badai
Tapi aku tetap berdiri oh

Nyanyian jiwa haruslah dijaga
Mata hari haruslah diasah
Nyanyian jiwa haruslah dijaga
Mata hari haruslah diasah

Menjeritlah
Menjeritlah selagi bisa
Menangislah
Jika itu dianggap penyelesaian

Biru biru biru biruku
Hitam hitam hitam hitamku

Ketar-Ketir

April 28, 2010

Sebenarnya klub manapun yang keluar sebagai pemenang tentulah mereka yang terbaik, atau walau mereka bukan yang terbaik tapi keberuntungan berpihak kepada mereka. Siapapun yang keluar sebagai pemenang laga ini kebanggaan untuk bertarung sebagai salah tim finalis memperebutkan tropi lambang kejayaan sepakbola seantero Eropa.

Dua tim ini adalah tim hebat. Mereka sudah menyingkirkan tim para juara dengan semangat, mental dan perjuangan yang gigih. Dua tim ini dihuni oleh para pemain dengan kemampuan dan skill yang tidak diragukan lagi. Pokoknya para pemain jempolan, pemain pilihan, pemain dengan kemampuan yang sudah teruji kematangan dan sebagian besar kaya pengalaman bermain ditingkat Eropah bahkan dunia. Pelatih merekapun adalah jago strategi, ahli taktik, punya visi yang kadang tidak bisa dibaca lawan. Kedua pelatih itu juga sudah membuktikan kualitasnya dengan mempersembahkan piala dari berbagai kejuaraan dan kompetisi yang diikuti klub masing-masing.

Jadi siapa pemenang pertarungan leg kedua LC 2010  antara Barcelona vs Inter Milan? Mari kita saksikan malam ini jam 01.30 wib di RCTI. Anda ketar-ketir? Saya juga.

Merambah Kesegala Lapisan

April 27, 2010

“Nga, Saya ganti nomor telepon. Ini nomor hp saya yang baru.” Isi pesan singkat seorang kawan yang masuk ke hp butut PakOsu. “Kenapa ganti nomor hp, nga,” balas PakOsu menanyakan. “Nomor hp yang lama susah mengakses fesbuk,” jawab kawan itu.

Ini bukan gejala lagi, tapi sudah penetrasi. Begitulah yang dilihat PakOsu akhir-akhir ini. Bayangkan, kawan PakOsu itu berprofesi sebagai supir truk pengangkut barang sebuah pabrik. Pendidikan formalnya tamatan SLTP. Tapi profesi dan tingkat pendidikan ternyata tidak membatasi dia untuk ikut menikmati kemudahan yang ditawarkan teknologi. Begitulah, facebook sudah merambah kemana-mana dan bikin orang kecanduan. Bahkan sampai ada yang diperbudak. Nah, kalo yang ini PakOsu cuma bilang : kacian deh, lu…

Markas Klub Terbesar di Eropah

April 27, 2010

Tulisan dibawah dicopas dari sini.

EROPA menjadi pusat sepak bola dunia. Di sana berdiri dengan megah sejumlah stadion raksasa. Stadion markas klub mana saja yang terbesar?

CAMP NOU
Klub: Barcelona (Spanyol)
Kapasitas: 98.772

Kandang Barcelona ini satu-satunya stadion markas klub di Eropa yang mempunyai kapasitas lebih dari 90 ribu penonton. Butuh waktu tiga tahun antara 1954 sampai 1957 untuk membangunnya. Perancangnya ada tiga orang yakni Francesc Mitjans-Miro, Lorenzo Garcia Barbon, dan Josep Soteras Mauri.

Camp Nou diresmikan pada 24 September 1957. Ketika pertama kali dipakai, El Barca menang 4-2 atas Legia Warsawa. Pemain yang mencetak gol pertama kali di sana adalah Eulogio Martinez.

Stadion ini sering menjadi ajang berbagai event sepak bola besar. Antara Piala Dunia 1982, final Liga Champions 1989 dan 1999, serta final Piala Winners 1972 dan 1982.

GIUSEPPE MEAZZA
Klub: AC Milan dan Inter Milan (Italia)
Kapasitas: 85.700

Giuseppe Meazza menjadi markas dua tim elite Italia, AC Milan dan Inter Milan. Nama Giuseppe Meazza diambil dari nama pemain legendaris Italia yang pernah membela dua tim tersebut. Namun stadion ini juga sering disebut San Siro merujuk pada kawasan dibangun.

Oleh arsiteknya, stadion ini dibangun khusus untuk menggelar pertandingan sepak bola. Tidak seperti stadion lain di Italia, Giuseppe Meazza tidak memiliki lintasan lari di sekilingnya.

Stadion dibangun pada 1925 dan sempat direnovasi pada 1989. Sesudah diresmikan pada 19 September 1926, Stadion Giuseppe Meazza pernah menggelar beberapa pertandingan penting antara lain final Liga Champions 2000-01, 1969-70, dan 1964-65, serta Piala dunia 1990.

LUZHNIKI
Klub: Spartak Moskva (Rusia)
Kapasitas: 84.745

OLIMPIYSKIY
Klub: Dynamo Kyiv (Ukraina)
Kapasitas: 83.160

OLIMPICO
Klub: AS Roma dan Lazio (Italia)
Kapasitas: 82 922

SIGNAL IDUNA PARK
Klub: Borussia Dortmund (Jerman)
Kapasitas: 81.264

SANTIAGO BERNABEU
Klub: Real Madrid (Spanyol)
Kapasitas: 80.354

Andai Saja

April 27, 2010

“Pertamina akan memberikan 750 ribu dolar AS (sekitar Rp. 6,75 miliar) kepada Rio untuk berlaga di ajang GP3 musim ini,” kata Basuki Trikora, Vice President Corporate Communication PT. Pertamina (Persero). Begitulah berita yang PakOsu baca di koran olahraga Topskor hari ini, 27 April 2010. Ini tentu menggembirakan buat perkembangan olahraga nasional, khususnya olahraga balap mobil. Olahraga kebut-kebutan dilintasan beraspal ini memang butuh biaya besar.

Dibidang olahraga perhatian pihak swasta dan perusahaan plat merah lumayan bagus untuk mensponsori kegiatan pengembangan bakat-bakat yang ada. Sebagian besar memang bantuan sponsor diberikan untuk cabang olahraga yang populer seperti sepakbola, bulutangkis, voli, tenis lapangan, renang dan bola basket. Tentu saja pihak sponsor berhitung njelimet sebelum mengucurkan dana segar untuk cabang olahraga yang mereka sponsori. Benefit apa yang akan mereka terima setelah olahraga tertentu itu mereka sponsori tentulah sudah dikalkulasi. Olahraga populer jadi pilihan mereka pasti berdasarkan hitung-hitungan, wajar saja.

Bagi perusahaan penghasil produk ini tentu salah satu langkah untuk mengenalkan produk, merek dan meningkatkan awareness konsumen terhadap produk yang mereka hasilkan mereka. Bahasa kerennya, atau gombal gak ngeh PakOsu, mensponsori suatu kegiatan atau cabor salah satu cara mengedukasi calon konsumen. Lha, kalau olahraga yang disponsori tidak populer alias olahraga yang tidak dikenal masyarakat luas ini tentu tidak bagus buat pemasaran. Jadi wajar saja kalau perusahaan raksasa pada berebut untuk jadi sponsor di klub-klub bola terkenal macam Inter Milan atau Barcelona. *malam kamis akan ada perang di Camp Nou, acaranya leg kedua semifinal LC 2010*

PakOsu belum tau, nih, ada perusahaan yang mau secara sukarela mensponsori kegiatan untuk melahirkan orang pintar dan berguna nantinya. Misal perusahaan membiayai pelatihan menulis buat kader-kader penulis yang diharapkan jadi penulis handal dimasa yang akan datang. Kalau perusahaan memberikan beasiswa sudah bejibun. Atau ada perusahaan mensponsori blog PakOsu ini, sehingga PakOsu bisa beli notebook, beli modem internet. Dengan begitu PakOsu gak mikir lagi biaya untuk ngetik dan ngenet. Kalau ada perusahaan yang mensponsori blog PakOsu, mungkin jumlah tulisan yang bisa di posting PakOsu minimal lima tulisan per hari. Andai saja…

Ayo, Makan Lele…

April 27, 2010

Pagi ini jam 10.05 wib (26 April 2010)  setelah mendengarkan warta berita di RRI Pro3, PakOsu kembali mendengarkan acara Indonesia Siang di stasiun radio plat merah itu. Kali ini yang jadi topik pembicaraan adalah upaya pemerintah melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Indonesia. Narasumber satu orang dari Departemen Kelautan dan Perikanan dan satu orang lagi dari salah satu lembaga…*PakOsu lupa, dari instansi mana sang ibu berasal?*

Dari pemaparan narasumber, secara nasional konsumsi ikan masyarakat dari tahun ke tahun ada peningkatan. Untuk tahun 2009 konsumsi ikan adalah 30,17 kilogram per kapita per tahun. Konsumsi ikan masyarakat Nusantara ternyata tidak menyebar secara rata, ada perbedaaan signifikan antara penduduk pulau Jawa dengan penduduk luar pulau Jawa. Penduduk pulau Jawa mengkonsumsi ikan sebesar +/- 20 kilogram per kapita per tahun, dengan konsumsi tertinggi di provinsi Banten yaitu sebesar 20,56 kilogram per kapita per tahun dan konsumsi terendah ada di provinsi DIY dengan konsumsi 6,56 kilogram per kapita per tahun.

Ini apa artinya? Dibanding negara tetangga bahkan konsumsi ikan penduduk kita termasuk rendah untuk kawasan, ya, Asean. Sebagai informasi konsumsi ikan perkapita negara Asean data tahun 2003 adalah : Singapura (80 kg), Malaysia (45 kg), Thailand (35 kg), dan Filipina (30 kg). Apalagi kalau dibandingkan dengan negara-negara maju konsumsi ikan perkapita penduduk kita ketinggalan jauh. Jepang, misalnya konsumsi ikan perkapita pertahun adalah 110 kg, *doyan amat ya orang Jepun makan ikan, pantes pintar* Korea Selatan (85 kg), Hongkong (85 kg), dan Amerika Serikat (80 kg).

Bagaimana upaya pemerintah untuk meningkatkan minat masyarakat agar gemar mengkonsumsi ikan? Itu, sih, kerjaannya pemerintah melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan. Bukankah PakOsu, anda yang baca blog ini dan masyarakat Indonesia membayar para pegawai kementrian itu melalui pajak yang tidak disunat gayus & gengnya untuk kerja, salah satunya menemukan solusi gimana caranya penduduk gemar makan ikan. Kalau terjadi peningkatan konsumsi ikan 2,5% saja tiap tahun, bisa dibayangkan efek domino ekonomi yang ditimbulkannya. Kebutuhan sarana produksi akan berkembang pesat : misal peralatan tangkap, transportasi, pakan. Perekrutan sumber daya manusia pasti nambah, misal lagi tenaga satpam untuk jaga tambak, hehehe… Ya, kalau tenaga untuk pengelola tambak atau kolam pasti dibutuhkan banyak sekali, juga ahli semisal PPL Perikanan.  Apalagi infrastruktur pendukung sarana dan prasarana sudah pasti dikerjakan yang pertama.

Luas Indonesia yang ¾ nya merupakan laut yang memiliki kekayakan luar biasa yang didalamnya berupa berbagai jenis ikan. Kekayaan laut Indonesia ternyata baru sekitar 58,5 persen dari potensi lestari ikan laut (6,18 juta ton per tahun) yang dimanfaatkan saat ini sehingga optimalisasi pemanfaatan sumber daya kelautan masih jauh dari harapan. Yang bikin PakOsu sedih kekayaan laut kita khususnya ikan lebih banyak dimanfaatkan sama pelaut Jepang dan pelaut Korea.

Ada bocoran juga dari narasumber di acara di RRI Pro3 itu kalau lele dari negara tetangga sudah masuk pasaran Indonesia. Negara pengekspor-nya adalah Malaysia dan Vietnam. Alamak, berjaya juga ternyata negeri jiran itu di bumi pertiwi setelah menguasai sawit dan kayu di pulau Sumatera dan Kalimantan. Ralat, bro, encik itu juga berjaya di telekomunikasi, perbankan, pertambangan batu bara, penerbangan dan menyusul sektor usaha lainnya. Lha, kita berjaya apa di Malaysia? Ada, deh. Indonesia berjaya dibidang ekspor TKI dan TKW ke negara pakcik Najib. hiks….

Nah, untuk menggalakkan peningkatan konsumsi ikan di Nusantara, maka diadakanlah Festival Lele Nusantara 2010 yang akan diadakan dari 22-23 Mei 2010, tempatnya di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Makan ikan, yuk. “Mas, pecel lele dua porsi. Satu dibungkus, satu makan disini.”

Gak Kebayang Kalo Musim Hujan

April 27, 2010

Kalau kita dari arah Pasar Ciputat mau ke Pamulang ada sedikit kemacetan setelah situ Pamulang. Sepanjang jalan dari depan Alfamart sampai rumah makan nasi goreng kambing Kebon Sirih yang ada di Jalan Raya Pajajaran, sebelum pertigaan yang ada kantor Polsek Pamulang, terdapat jalan  becek lumayan parah dan rusak. Badan jalan yang becek dan rusak ini akibat saluran air alias got yang tidak berfungsi baik, sehingga air menggenangi badan jalan.  Musim panas begini lumayan macet, gak kebayang macetnya kalau musim hujan.

Pemkot Tangerang Selatan mungkin sibuk ngurus pilkada. Kali aja…ya, bro.

Mainnya Dolar, Enak Tenan…

April 26, 2010

Gimana gak enak jadi pejabat di pertamina, mainannya dolar, coy. Baca berita yang saya copas dari vivanews dot kom berikut ini.

VIVAnews – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini akan menggelar rapat untuk membahas mengenai kasus suap yang diterima pejabat Pertamina dan BP Migas oleh perusahaan minyak Innospec.

“Akan menelaah apakah dari bahan-bahan yang sudah dikumpulkan, kasus ini bisa dinaikkan ke penyelidikan atau tidak,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, saat dihubungi, Kamis 1 April 2010.

Seperti dikutip dari laman Serious Fraud Office di http://www.sfo.gov.uk, Jumat 26 Maret 2010, disebutkan bahwa Innospec mengungkapkan telah menyuap pejabat Pertamina hingga US$ 8,5 juta atau sekitar Rp 77 miliar di Pengadilan Southwark, Inggris. Atas pengakuan itu, Innospec akan diganjar kewajiban membayar US$ 12,7 juta.

Transparency International Indonesia (TII) sudah mendesak Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dan Kepala BP Migas R Priyono membawa dua petinggi Pertamina ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dua petinggi yang dimaksud TII adalah Suroso Atmomartoyo, mantan Direktur Pengolahan Pertamina serta mantan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Rahmat Sudibyo yang sudah diputuskan oleh Pengadilan Southwark Crown terbukti terlibat kasus suap perusahaan Innospec Ltd sebesar US.