Gemar Menabung

Jangan besar pasak dari tiang, pesan orang tua. Artinya pendapatan harus lebih besar daripada pengeluaran. Nah, sisa alias selisih dari pendapatan dikurang pengeluaran bisa ditabung atau dibuat investasi lain. PakOsu baca berita Koran Berita Kota 29 April 2010. Begini kata Koran itu :

Berdasarkan data statistik Bank Indonesia per Februari 2010, total jumlah simpanan masyarakat baik giro, tabungan dan deposito mencapai Rp. 1.882 triliun. Nah, simpanan sebesar Rp. 942 triliun ternyata ada di provinsi DKI Jakarta. Padahal jika melihat jumlah populasi penduduk Jakarta yang mencapai 9,04 juta jiwa ini hanya 3 persen  dari total penduduk Indonesia yang diperkirakan mencapai 231 juta jiwa. Roy Sembel Chairman Capital Price mengatakan, banyaknya penabung asal Jakarta merupakan kombinasi dari terpusatnya banyak orang makmur di Jakarta, pusat pemerintahan dan bisnis, plus banyaknya fasilitas jasa keuangan di Jakarta. “Otomatis, Jakarta lebih teredukasi tentang jasa keuangan,” katanya.

Posisi kedua, simpanan masyarakat terbanyak ada di wilayah Jawa Timur total simpanan Rp. 177,19 triliun dan wilayah Jawa barat total simpanan Rp. 143,25 triliun.

Jadi kenapa banyak penduduk dari luar daerah tujuan dia hijrah mencari rejeki pergi ke ketiga provinsi itu? Ya, jelas, wong di Provinsi DKI Jakarta, Jatim dan Jabar duit yang tersimpan akeh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: