Dua Kasus Setengah Triliun

Pagi ini, 3 Mei 2010 dari berita RRI Pro3 jam 09.00 wib keterangan pers Menteri Keuangan bertempat di kantor Kementerian Keuangan. Kata Ibu Menteri dari dua kasus penyelewengan pajak yaitu  Grup PHS di Medan dan transaksi fiktif melibatkan konsultan pajak tidak resmi dengan inisial Sos jumlah uang diselewengkan setengah triliun lebih. Perinciannya yang di Medan berjumlah Rp. 300 miliar dan penyelewengan konsultan pajak tidak resmi Rp. 247 miliar. Lengkapnya baca berita itu disini.

Wow… amazing. Ruaaarrr biasa. Coba kalo kasus yang bisa diungkap seratus kasus per tahun, sangat besar uang yang bisa ditarik dan masuk kembali ke kas Negara. Dengan uang sebanyak itu makin banyak sektor yang bisa diperhatikan dan mendapat dana. APBN-P makin bisa berkibar, pemerintah gak pusing mikirin kenaikan harga minyak mentah di pasaran internasional yang menjadi biang pemicu kenaikan harga segala macam barang dan jasa yang pada akhirnya berujung bikin inflasi merangkak naik. Berangan lagi kalo pengisian SPT jujur,  makin gede aja penerimaan Negara . Jangan seperti yang dihebohkan kewajiban pajak Rp. 300 miliar lalu bim salabim bisa menciut jadi tujuh koma sekian miliar rupiah, bayar denda 400% dan abra kadabra selesai sudah kasusnya.  Lalu ada suara selewat nyasar, “Loe sirik, ya. Makanya jadi pengusaha.” Pak Osu Cuma bisa diam mematung seperi patung tugu Pancoran yang gak bisa bergerak kemana-mana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: