Sudah Tiga Tahun

Cerita pendek seseorang :

Ketemunya di fesbuk setelah tidak ada kabar berita sejak tahun 1987. Ketika masih di kampung saya kurang akrab, disebabkan beda kampung dan dia setahun diatas saya. Mungkin juga karena khemistri kami waktu itu kurang nyambung. Waktu ceting di fesbuk dia suruh saya datang ke tempatnya.

Saya bela-belain menembus hujan, malam-malam jam sepuluh saya bertandang ke tempat dia. Begitu ketemu saya lihat badannya masih seperti dulu, tidak mengembang seperti kebanyakan badan kawan seusia dia.  Hanya raut muka dan warna rambut berubah karena dimakan usia. Kumisnya juga udah banyak yang berwarna putih.

Setelah saling menanyakan kabar keluarga masing-masing, dia ceritakan kalau dia sudah tiga tahun tidak balik ke rumah. Istrinya yang orang pantura, kalau dia ada di Jakarta, kadang mengunjunginya. Saya tanya kenapa bisa begitu, dia jawab karena ada campur tangan pihak ketiga dalam rumah tangganya.Dan orang ketiga itu bukan orang jauh, tapi keluarga dekat, sangat dekat.

Jawabannya membuka luka dan menusuk jantung. Saya juga mengalami apa yang dia alami. Saya ceritakan apa yang saya alami dalam berkeluarga. Ada persamaan nasib. Dia tiga tahun tidak pulang bisa tegar, saya yang baru dua bulan belum pulang sering stress. Kalau lagi dilanda rindu anak, dunia dan isinya tidak adil memperlakukan kami. Itu yang kami rasakan.

Akhirnya kami bercerita yang indah-indah saja untuk tidak membebani otak, mental dan jiwa. Derita memang tak lepas dari manusia hidup…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: