Tantangan buat Alris

Sebelum ikut kerja dengan bos.

Bos : “Daripada capek-capek di proyek mendingan Alris buka rumah makan. Kan orang Padang.”
Alris: “Maunya, sih, begitu Pak Haji. Emang ada cita-cita saya buka rumah makan, cuma saat ini belum ada modal.”
Bos:  “Coba cari tenaga tukang masak. Yang biasa masak di rumah makan.”
Alris: “Saya, sih, kalau sekedar masak bisa. Cuma skalanya kecil, mungkin. Beda dengan untuk massal. Kalau untuk keperluan massal itu ada trik atau ilmunya. Bagusnya memang orang yang sudah biasa masak di rumah makan, supaya tahu seluk-beluk bumbu dan terutama takaran bumbu itu. Kan tidak akan sama takaran bumbu untuk masakan rumahan dengan untuk dijual banyak.”
Bos: “Cobalah cari sama Alris tukang masak masakan Padang, nanti kalau ada ngomong sama saya.”
Alris: “Emang Pak Haji mau buka rumah makan Padang?”
Bos: “Ada, sih, keinginan.”
Alris: “Okelah, nanti saya usahakan cari. Kebetulan di dekat tempat tinggal kakak saya ada dua rumah makan Padang. Coba nanti saya tanyain, mana tau ada tukang masak yang mau.”

Disaat lagi sepi proyek begini kembali pembicaraan dengan Bos beberapa waktu lalu itu berdengung di kepala. Apa perlu tantangan itu saya ambil sendiri, jadi tukang masak? Ah, itu hal spesifik. Perlu mentor, kawan!

Satu Tanggapan to “Tantangan buat Alris”

  1. Riri naldi Says:

    Ass, bapak nyari tukang masak padang?
    Kebetulan saya tukang masakan padang dan saya orang padang asli

    @ Riri naldi:

    Beko kalau ambo butuh ambo kontak sanak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: